Palembang, Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Palembang Jaya menerima kunjungan kehormatan dari perwakilan Bank Indonesia (BI) dalam rangka melakukan audiensi. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Direktur Utama Perumda Pasar Palembang Jaya dan dihadiri oleh jajaran direksi serta perwakilan Bank Indonesia.
Audiensi ini bertujuan untuk membahas peluang kolaborasi strategis antara Perumda Pasar Palembang Jaya dan Bank Indonesia dalam pengembangan ekonomi pasar tradisional di Palembang. Fokus utama diskusi adalah upaya peningkatan transaksi non-tunai di pasar-pasar tradisional melalui edukasi dan penerapan teknologi digital, guna mendukung visi kota Palembang sebagai Smart City.
Direktur Utama Perumda Pasar Palembang Jaya menyambut baik kunjungan ini dan menekankan pentingnya sinergi antara Perumda Pasar dan Bank Indonesia untuk mendukung keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beroperasi di pasar tradisional.
“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan dampak positif bagi pengelolaan pasar di Palembang, terutama dalam meningkatkan kenyamanan dan efisiensi transaksi bagi para pedagang dan pembeli,” ujar Direktur Utama Perumda Pasar Palembang Jaya.
Sementara itu, perwakilan Bank Indonesia menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif digitalisasi pasar. “Kami melihat potensi besar untuk mengintegrasikan sistem pembayaran non-tunai di pasar tradisional, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih inklusif dan modern,” ungkap perwakilan BI.
Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen dari kedua belah pihak untuk menindaklanjuti hasil diskusi melalui kerja sama konkret, termasuk program sosialisasi dan pelatihan bagi pedagang pasar dalam menggunakan teknologi pembayaran digital.
Dengan adanya audiensi ini, diharapkan sinergi antara Perumda Pasar Palembang Jaya dan Bank Indonesia dapat mempercepat transformasi pasar tradisional menuju era digital, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Palembang.









